Rabu, 28 Mei 2014

DAYS OF DARKNESS

Sudah 2 hari ini duniaku terasa gelapL baru aja kemarin tgl 27 Mei 2014 aku ditolak salah satu universitas negeri pilihanku. Kegagalan kemarin merupakan cobaan berat buatku. Cita-cita, harapan, doa, kerja keras, impian, bahkan hidupku kutaruh disana. Rasanya sulit sekali menerima kenyataan-_-
Kini duniaku masih gelap, aku masih berusaha untuk mencari penerangan yang bisa membuat duniaku secerah dulu. Sekarang perjuanganku untuk mencari penerangan tersebut kumulai kembali. Aku sudah mulai mendaftar universitas negeri sejak tadi pagi. 
Tugasku kali ini berat, bukan hanya sekedar mencari penerangan tersebut. Aku juga harus bisa membuktikan dan membuat orang yang sudah mendukungku percaya padaku. Aku harus meyakinkan mereka kalau aku pasti bisa. Tapi sebelum aku meyakinkan mereka aku harus meyakinkan diriku sendiri.

Tidak mudah untuk seseorang bangkit dari kegagalannyaL Banyak yang perlu dikuatkan, mulai dari hati, pikiran, keyakinan, kemauan, dan terutama niat. Aku tidak tahu sampai kapan kegelapan ini menyelimuti duniakuL Namun aku berjanji akan terus berjuang. Kegagalan kemarin hanyalah 1 dari sekian ribu kegagalan yang pernah kualami. Jadi, kenapa aku harus takut ataupun putus asa? Ini pasti ada jalan keluarnya kan?
Kegagalan kemarin tidak aku sesali, melainkan akan kujadikan sebagai awal mula dari perjuanganku. Dari kegagalan itu aku banyak belajarJ hatiku pun jadi lebih kuat, karena hatiku telah banyak melewati berbagai kegagalan. Banyak orang yang dalam hidupnya jarang bahkan tidak pernah merasakan gagal. Bagus sih… tapi, apakah mereka siap jika suatu hari nanti hari yang gelap datang pada mereka? Apakah mereka bisa bangkit kembali? Berapa lama hati mereka akan sembuh? Pertanyaan itulah yang kini berputar di kepalaku. Hal itulah yang membuat aku bersyukur, aku adalah orang yang pernah merasakan kegagalan, akulah orang yang mencoba belajar dari pengalamanJ

Yang harus aku hindari adalah mengulang kegagalan ini, kegagalan yang sama-_- Kini aku lebih realistis dan berhati-hati dalam mengambil keputusan. Aku juga jadi lebih menghargai suatu hal yang kecil, suatu hal yang sering aku remehkan. Karena, bisa jadi kegagalanku kemarin berasal dari suatu hal yang kecil dan sepele?
Tanggal 17 Juni 2014 nanti merupakan hari penentuan sekaligus hari perjuangan yang sesungguhnya. Semua orang terdekatku yang juga mengalami kegagalan ikut bertempur bersamaku di hari itu. Pasti sungguh menakutkan pada hari itu. Tapi aku tidak bisa menghindarinya. Karena, itu adalah kesempatan terakhir bagiku untuk mendapatkan kembali penerangan itu.  


Aku sangat yakin bahwa hari terang itu akan datang kembali. Tinggal aku yang memilih, mau kapan aku bertemu dengan hari terang itu? Seseorang bicara padaku......
 Disaat hari gelap itu datang, hanya satu kekuatan terbesar manusia. HARAPAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar